Spread the lovePUSPITA Hidupkan Nilai Kartini Lewat Kebersamaan dan Aksi Nyata Perempuan Jakarta, 26 April 2026 — Peringatan Hari Kartini tahun ini dimaknai secara berbeda oleh komunitas PUSPITA. Tidak sekadar seremoni, kegiatan yang berlangsung di Thamrin Nine lantai 28, Jakarta, menjadi ruang pertemuan gagasan, semangat, dan kolaborasi perempuan dari berbagai latar belakang. Mengusung nuansa kebaya yang kental dengan identitas budaya, acara berlangsung hangat dan penuh interaksi. Para peserta tidak hanya hadir untuk merayakan, tetapi juga berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial dan keluarga. Ketua Umum PUSPITA, Ade Rukmini Triastuti, menekankan bahwa semangat Kartini harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Ia menyebut, perempuan masa kini dituntut untuk adaptif, berdaya, dan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungannya. “Momentum ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis, bukan hanya di rumah tangga, tetapi juga dalam pembangunan sosial,” ujarnya. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus membuka ruang bagi calon anggota baru. Ketua Panitia, Atik Mutiara, menilai antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan komunitas ke depan. “Semakin banyak perempuan yang ingin terlibat, itu artinya semangat kebersamaan ini terus berkembang,” katanya. Di sisi lain, Anin Amasia turut mendorong anggota untuk lebih aktif dan berani mengembangkan potensi diri. Ia menegaskan bahwa PUSPITA bukan sekadar komunitas pertemanan, melainkan wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan. Sebagai komunitas yang terinspirasi dari sosok Selvi Ananda, PUSPITA menjadikan nilai keteladanan, kepedulian sosial, dan perhatian terhadap pendidikan anak sebagai fokus utama gerakan mereka. Hal ini menjadi dasar dalam setiap kegiatan yang dilakukan, termasuk dalam peringatan Hari Kartini kali ini. Melalui kegiatan ini, PUSPITA menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak berhenti pada simbol, tetapi terus tumbuh dalam aksi nyata—menguatkan perempuan, membangun solidaritas, dan mendorong perubahan dari lingkup terkecil hingga masyarakat luas. (Sumber: Aknex | Jurnalis: Romo Kefas) Post Views: 18 Navigasi pos Di Balik Milad ke-7 3S: Dari Silaturahmi ke Arah Kolaborasi Komunitas Bogor Kritis yang Memudar: Mahasiswa di Persimpangan Zaman Digital