Spread the loveJAKARTA — Pemerintah Kota Bekasi mempertegas komitmennya dalam pembenahan sistem pengelolaan sampah melalui keterlibatan dalam proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama menjadi titik awal implementasi proyek yang ditargetkan segera memasuki tahap pembangunan fisik. Wali Kota Bekasi, , menghadiri langsung agenda tersebut yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, , bersama sejumlah kepala daerah dan mitra badan usaha. Dalam pertemuan itu, pemerintah pusat menegaskan bahwa proyek PSEL harus mulai direalisasikan dalam waktu maksimal tujuh minggu setelah penandatanganan. Tenggat waktu tersebut mencerminkan dorongan percepatan terhadap program strategis nasional di sektor pengelolaan sampah dan energi. Bagi Kota Bekasi, proyek ini menjadi peluang untuk mengubah pendekatan lama dalam menangani persoalan sampah yang selama ini masih didominasi metode konvensional. Melalui teknologi PSEL, sampah tidak hanya dikelola, tetapi juga diolah menjadi sumber energi yang memiliki nilai tambah. Tri Adhianto menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan proyek, termasuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif. Ia menilai bahwa keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada kesiapan teknis dan konsistensi pelaksanaan di lapangan. Namun, di balik optimisme tersebut, sejumlah tantangan masih membayangi. Persoalan teknis, kebutuhan investasi besar, hingga penerimaan masyarakat terhadap fasilitas pengolahan sampah menjadi aspek yang perlu dikelola secara hati-hati. Selain itu, transparansi dalam proses pembangunan serta pengawasan terhadap dampak lingkungan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proyek ini. Pemerintah Kota Bekasi melihat PSEL sebagai solusi jangka panjang yang tidak hanya menyasar pengurangan volume sampah, tetapi juga mendukung kebutuhan energi di tengah pertumbuhan kota yang pesat. Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini berpotensi menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Bekasi—dari beban lingkungan menjadi sumber energi yang berkelanjutan. Romo Kefas Editor Tim Redaksi Post Views: 10 Navigasi pos Makan Bergizi Gratis Diluncurkan, Bekasi Fokus Perbaiki Kualitas Hidup Warga Penyesuaian WFH, Pemkot Bekasi Alihkan Gerakan Sosial ke Hari Selasa