Via Amelia Rilis “Nompo Kahanan”, Lagu Jujur Tentang Luka dan Harapan Anak Broken Home

Spread the love

Via Amelia Rilis “Nompo Kahanan”, Lagu Jujur Tentang Luka dan Harapan Anak Broken Home

Jakarta — Musisi muda berbakat, , kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk “Nompo Kahanan”, sebuah lagu yang sarat emosi dan kejujuran personal.

Berbeda dari rilisan sebelumnya, lagu ini terasa lebih dalam dan reflektif. Via tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai penulis lagu, menjadikan karya ini sebagai ruang curhat yang autentik. Dengan balutan musik pop dangdut yang ringan namun menyentuh, “Nompo Kahanan” mengangkat realitas yang dekat dengan banyak anak muda—tentang luka batin dalam keluarga yang tidak utuh.

Dalam keterangannya, Via mengungkapkan bahwa lagu ini lahir dari pengalaman pribadi sekaligus kisah orang-orang di sekitarnya yang sulit menyuarakan isi hati mereka.

“Kadang ada perasaan yang nggak bisa diungkapkan langsung. Lagu ini jadi cara aku menyampaikan itu,” ujarnya.

Lirik-lirik dalam lagu ini menggambarkan pergulatan batin seorang anak yang rindu dipahami, terutama oleh orang tuanya. Namun di balik luka tersebut, terselip harapan akan kehangatan dan komunikasi yang lebih baik dalam keluarga.

Perjalanan karier Via Amelia sendiri terbilang panjang untuk usianya. Ia sudah aktif bernyanyi sejak kecil dan mulai tampil di berbagai panggung sejak usia 9 tahun. Selain itu, ia juga pernah menekuni dunia modeling dan meraih sejumlah prestasi di bidang tersebut.

Nama Via semakin dikenal setelah berkolaborasi dengan beberapa musisi, termasuk Ade Putra dan Happy Asmara. Ia juga sempat tampil dalam sebuah acara yang dihadiri oleh saat masih belia.

Sebelumnya, Via telah merilis lagu dengan warna yang beragam, mulai dari nuansa pop ambyar dalam “Cerito Wingi” hingga sentuhan kritik sosial dalam “Negeri Sejuta Mimpi”. Hal ini menunjukkan eksplorasi musikalnya yang cukup luas.

Melalui “Nompo Kahanan”, Via Amelia seakan menegaskan identitasnya sebagai musisi muda yang tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga berani mengangkat isu-isu emosional yang relevan dengan kehidupan banyak orang.

Lagu ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga menjadi suara bagi mereka yang selama ini memilih diam—sebuah pengingat bahwa setiap perasaan layak didengar.

Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *