PANGLIMA LMPI” TAUFIK HIDAYAT SERUKAN SELURUH UMAT BERAGAMA RAPATKAN BARISAN” JANGAN MAU DIADU DOMBA !, JAGA PERSATUAN DAN LAWAN PENGKHIANATAN TERHADAP BANGSA.

Spread the love

PANGLIMA LMPI” TAUFIK HIDAYAT SERUKAN SELURUH UMAT BERAGAMA RAPATKAN BARISAN” JANGAN MAU DIADU DOMBA !, JAGA PERSATUAN DAN LAWAN PENGKHIANATAN TERHADAP BANGSA.

JAKARTA – Panglima Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), Taufik Hidayat, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam dari Sabang sampai Merauke, agar memperkuat persatuan, menjaga ukhuwah serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan sesama anak bangsa.

Taufik menegaskan bahwa persatuan nasional merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menurutnya seluruh suku, agama, dan golongan harus berdiri bersama menghadapi segala bentuk provokasi, adu domba, serta upaya yang dapat merusak keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan mau diadu domba! Seluruh umat Islam harus merapatkan barisan, demikian juga seluruh elemen bangsa dan umat beragama lainnya. Kita harus bersatu, bukan saling bermusuhan. Jangan biarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan perbedaan untuk memecah belah bangsa,” tegas Taufik Hidayat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai segala bentuk propaganda dan gerakan yang mengatasnamakan ideologi tertentu untuk menciptakan konflik sosial, namun, setiap dugaan ancaman terhadap negara harus disikapi berdasarkan fakta, bukti, dan proses hukum, bukan melalui tuduhan tanpa dasar.
Lebih lanjut, Taufik menyoroti pentingnya keberanian dalam memberantas korupsi, praktik premanisme, mafia hukum serta segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan kepentingan rakyat.

Menurutnya, siapa pun yang terbukti melindungi pelaku pencurian uang negara, praktik korupsi, pemalsuan dokumen, maupun tindakan melawan hukum lainnya harus diproses secara tegas tanpa pandang bulu.
“Jangan ada oknum yang merasa kebal hukum hanya karena memiliki kekuasaan, jabatan, jaringan, atau berlindung di balik organisasi maupun simbol agama” Agama jangan dijadikan alat untuk mencari kekayaan pribadi dan kepentingan kelompok. Jangan menjual nama agama demi keuntungan sendiri,” ujarnya.

Taufik juga menegaskan bahwa LMPI mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan dimana setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia turut menyampaikan dukungan terhadap perjuangan FPI dalam menyuarakan aspirasi masyarakat dan membela kepentingan umat, sepanjang dilakukan dengan menjunjung tinggi hukum, ketertiban umum, serta persatuan nasional.

“MAJU TERUS! Tidak boleh ada kata mundur dalam memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan kepentingan rakyat, tetapi perjuangan harus tetap berada di jalur hukum. Kita lawan korupsi, kita lawan premanisme, kita lawan segala bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Taufik Hidayat mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terpecah oleh kepentingan politik maupun kelompok tertentu” Rapatkan barisan, jaga persaudaraan, rawat kebinekaan dan tegakkan keadilan” NKRI adalah rumah kita bersama, jangan biarkan bangsa ini diadu domba oleh siapa pun!” pungkas Panglima LMPI, Taufik Hidayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *