Rekrutmen Kerja di Pasar Kemis Tuai Sorotan, Dana Pelamar Akhirnya Dikembalikan

Spread the love

Rekrutmen Kerja di Pasar Kemis Tuai Sorotan, Dana Pelamar Akhirnya Dikembalikan

TANGERANG — Persoalan terkait proses perekrutan tenaga kerja di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yang sempat menjadi perhatian publik akhirnya berujung pada penyelesaian damai setelah pihak penyalur mengembalikan seluruh dana administrasi kepada pelamar.

Pengembalian dana dilakukan kepada dua pencari kerja, Rika dan Nuvie, dengan total nominal sebesar Rp3,9 juta. Dana tersebut sebelumnya diserahkan dalam rangka proses administrasi dan penempatan kerja di salah satu perusahaan makanan.

Pihak penyalur yang dikenal dengan nama Reska atau Tirta Hariyadi alias Doni menyampaikan bahwa pengembalian dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab setelah proses penempatan kerja tidak dapat terealisasi.

Menurutnya, lowongan pekerjaan yang sempat diinformasikan kepada para pelamar memang tersedia pada saat itu. Namun dalam waktu singkat kuota penerimaan disebut telah terpenuhi sehingga proses perekrutan tidak dapat dilanjutkan.

“Karena pekerjaan yang dijanjikan belum bisa direalisasikan, maka seluruh dana administrasi yang sebelumnya diterima sudah kami kembalikan sepenuhnya,” ujar Reska, Selasa (26/5/2026).

Dana pengembalian tersebut diketahui telah ditransfer melalui pihak pendamping pelamar bernama Maressha dan selanjutnya diteruskan kepada kedua pelamar.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah para pelamar mengaku memperoleh informasi lowongan kerja melalui media sosial TikTok bertema informasi loker wilayah Tangerang. Dari informasi itu, mereka diarahkan menghubungi nomor tertentu melalui WhatsApp sebelum diminta datang ke yayasan penyalur kerja di kawasan Kutabumi, Pasar Kemis.

Dalam prosesnya, pelamar mengaku diminta sejumlah biaya yang disebut untuk administrasi, member, hingga penempatan kerja. Namun setelah menunggu cukup lama, pekerjaan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi sehingga memicu keluhan dari pihak pelamar.

Meski sempat menjadi sorotan di media sosial, kedua belah pihak akhirnya memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan setelah dana administrasi dikembalikan penuh.

Rika dan Nuvie juga mengapresiasi adanya itikad baik dari pihak penyalur karena uang yang sebelumnya telah diserahkan kini telah diterima kembali tanpa potongan.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pencari kerja lainnya agar lebih berhati-hati dan memastikan informasi lowongan berasal dari sumber yang jelas,” ujar salah satu pelamar.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam mengikuti proses perekrutan kerja, terutama apabila terdapat permintaan biaya tertentu sebelum adanya kepastian penempatan kerja resmi.

Sumber: JST
Jurnalis Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *