Menteri UMKM Soroti Pentingnya Nilai Berbagi dalam Membangun Bisnis Berkelanjutan di PWN 2026
Jakarta – Di tengah pembahasan strategi bisnis, digitalisasi usaha, dan penguatan daya saing UMKM, ada pesan berbeda yang mengemuka dalam gelaran Pesta Wirausaha Nasional (PWN) 2026. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan keuntungan, tetapi juga oleh nilai kepedulian dan semangat berbagi.
Pesan tersebut disampaikan di hadapan ribuan peserta yang memadati arena PWN 2026, sebuah agenda kewirausahaan yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas bisnis, investor, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi dari seluruh Indonesia.
Menurut Maman, dunia usaha membutuhkan lebih dari sekadar strategi bisnis yang baik. Karakter, integritas, dan ketulusan dalam menjalankan usaha menjadi fondasi penting agar pertumbuhan yang dicapai dapat bertahan dalam jangka panjang.
Dalam suasana yang interaktif, Menteri UMKM mengajak peserta merenungkan makna memberi melalui ilustrasi sederhana mengenai seseorang yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama. Melalui contoh tersebut, ia ingin menegaskan bahwa semangat berbagi tidak akan mengurangi nilai yang dimiliki seseorang, melainkan dapat menjadi kekuatan yang memperluas manfaat dan membuka peluang baru.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari para peserta yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM. Banyak di antara mereka menilai bahwa keberhasilan usaha memang perlu diimbangi dengan kontribusi sosial agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, penyelenggaraan PWN 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi komunitas Tangan Di Atas (TDA) yang tahun ini memasuki usia dua dekade. Selama 20 tahun, TDA dikenal aktif mendorong lahirnya wirausahawan baru melalui program pembinaan, jejaring bisnis, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha di berbagai daerah.
Mengusung tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda mulai dari forum inspirasi, diskusi bisnis, pameran produk, hingga pertemuan bisnis yang membuka peluang kerja sama antar pelaku usaha.
Bagi banyak peserta, PWN bukan sekadar acara tahunan, melainkan ruang pertemuan yang mempertemukan gagasan, pengalaman, dan peluang. Dari forum ini lahir berbagai kolaborasi yang berpotensi memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian sosial yang mengemuka dalam PWN 2026 menjadi pesan penting bahwa masa depan dunia usaha tidak hanya dibangun oleh kompetisi, tetapi juga oleh kemampuan untuk tumbuh bersama dan saling menguatkan.
Jurnalis: Romo Kefas
