GarisBatasNews.com Jakarta, 25 Maret 2026 – Geely Auto Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada awal 2026 dengan penjualan ritel yang hampir dua kali lipat secara month-to-month sepanjang Januari hingga Februari. Data GAIKINDO menunjukkan Geely EX5 menjadi pemimpin penjualan di segmen C-SUV, sementara Geely EX2 menempati posisi dua besar di kelasnya.
Secara total, penjualan Geely telah melampaui 1.600 unit hingga Februari 2026. EX5 menguasai pangsa pasar sekitar 26,5% di segmen C-SUV, sedangkan EX2 mencatat kontribusi hampir 20% di segmennya. Capaian ini membawa Geely masuk dalam 15 besar merek otomotif nasional berdasarkan penjualan ritel.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan tren positif industri otomotif domestik menjadi salah satu faktor pendorong kinerja perusahaan. “Kami akan terus memperluas jaringan dan memperkuat layanan guna menghadirkan pengalaman kepemilikan yang optimal bagi pelanggan,” ujarnya.
Dari sisi produk, Geely EX5 menjadi tulang punggung di segmen SUV listrik dengan penjualan hampir 500 unit dalam dua bulan pertama 2026. Model ini menawarkan jarak tempuh hingga 495 km, dukungan pengisian cepat 30–80% dalam 20 menit, serta fitur keselamatan ADAS Level 2 dengan 13 fitur aktif dan enam airbag. Kabin dilengkapi layar sentuh 15,4 inci, sistem infotainment Flyme Auto, serta sistem audio 16 speaker.
Sementara itu, Geely EX2 mencatat penjualan lebih dari 1.100 unit dalam waktu kurang dari dua bulan sejak peluncuran. Kendaraan listrik kompak ini mengusung penggerak roda belakang (RWD), jarak tempuh hingga 395 km, serta desain kabin modern dengan layar 14,6 inci dan ambient light 256 warna.
Ke depan, Geely berencana memperluas portofolio melalui peluncuran dua model bermesin pembakaran internal (ICE) serta SUV 7-penumpang. Ekspansi ini akan didukung penguatan jaringan hingga 80 diler sepanjang 2026, termasuk di wilayah luar Pulau Jawa.
(xxx
