Tangerang Selatan — 6 Juni 2026
Sidang Pelengkap Majelis Daerah (Mada) Banten Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) resmi dibuka oleh Ketua Umum GGP, Pdt. Dicky Suwarta, M.Th (Dicky Yo), dalam sebuah forum yang menekankan bukan hanya evaluasi organisasi, tetapi juga pembaruan arah dan kedalaman spiritual pelayanan gereja.

Kegiatan yang masih berlangsung di GGP Kemurnian Pamulang, Jl. Alam Segar RT 01/08, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, ini menjadi ruang refleksi bagi para pemimpin gereja di wilayah Banten untuk menata kembali arah pelayanan ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan GGP, di antaranya Ketua Majelis Daerah Banten, Pdt. Nasso Telaumbanua, M.Th, Ketua I Majelis Daerah Banten, Pdt. Dr. Agus P. Simbolon, M.Pd, serta para gembala dan utusan gereja dari berbagai wilayah.

Pdt.Dr.Agus P Simbolon M.Pd
Dalam sambutannya sekaligus khotbah pembukaan bertema “What Would Jesus Do?” berdasarkan Filipi 2:5, Pdt. Dicky Suwarta menegaskan bahwa evaluasi gereja tidak boleh berhenti pada angka dan laporan kegiatan semata.
Ia menekankan bahwa seluruh pelayanan gereja harus terus diuji kesesuaiannya dengan karakter Kristus.
“Sidang ini bukan hanya soal apa yang sudah kita lakukan, tetapi apakah semua yang kita lakukan benar-benar mencerminkan hati Kristus,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tiga fondasi utama kepemimpinan Kristus, yakni kerendahan hati, pelayanan, dan ketaatan, sebagai dasar dalam membangun gereja yang sehat dan berdampak.

Ketua Majelis Daerah Banten, Pdt. Nasso Telaumbanua, M.Th, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelayanan GGP di Banten menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun terakhir.
Dari sebelumnya 15 gereja, kini bertambah menjadi 17 gereja, serta 6 pos Pekabaran Injil (PI) yang aktif melayani.
“Pelayanan ini tidak mudah, tetapi semuanya mungkin karena penyertaan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan pelayanan gereja terletak pada kesatuan visi dan kebersamaan seluruh pelayan Tuhan.
Dalam arah pengembangan ke depan, GGP Banten menargetkan pertumbuhan hingga 45 gereja dalam tiga tahun mendatang.
Target tersebut menjadi bagian dari strategi perluasan pelayanan dan penguatan misi penginjilan di wilayah Banten.
“Dari 17 gereja saat ini, kami percaya Tuhan masih membuka jalan untuk pertumbuhan hingga 45 gereja,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, Sidang Pelengkap Majelis Daerah Banten GGP masih berlangsung dengan agenda evaluasi, penguatan program, serta perumusan arah strategis pelayanan gereja ke depan.

Forum ini diharapkan melahirkan keputusan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membawa pembaruan arah pelayanan gereja di Banten.
Jurnalis: Romo Kefas



