Jember — Yonif 515 Kostrad menggelar tradisi penerimaan warga baru di Markas Yonif 515 Kostrad, Tanggul, Jember, sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan resmi bagi prajurit yang bergabung dalam keluarga besar Macan Kumbang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (11/5/2026) dengan suasana penuh semangat dan jiwa korsa.
Tradisi diawali dengan jalan bersama dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanggul menuju markas batalyon sambil membawa tunggul masing-masing kompi sebagai simbol kehormatan, loyalitas, dan semangat pengabdian prajurit.
Saat tiba di markas, para warga baru disambut oleh seluruh prajurit melalui lorong kehormatan sambil menyanyikan Mars Macan Kumbang yang menggema di area satuan. Suasana tersebut semakin memperkuat rasa bangga menjadi bagian dari Yonif 515 Kostrad.
Sebanyak 10 prajurit baru yang dipimpin Letda Inf Rendy kemudian melaksanakan penghormatan kepada batalyon dan laporan resmi di depan gerbang satuan sebelum memasuki markas dengan penuh disiplin dan semangat.
Danyonif 515 Kostrad, Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., secara langsung memimpin prosesi penerimaan melalui ritual penyiraman air bunga dan minum air kelapa muda sebagai simbol doa, keselamatan, dan penerimaan resmi ke dalam keluarga besar Macan Kumbang.
Dalam sambutannya, Danyonif menegaskan bahwa setiap prajurit harus memiliki loyalitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari Kostrad.
Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit baru menjaga kehormatan satuan serta terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam setiap penugasan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh warga baru di Lobby Mayonif dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh prajurit dan jajaran perwira.
Tradisi penerimaan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan mental dan penguatan solidaritas antar prajurit di lingkungan Yonif 515 Kostrad.
Melalui tradisi yang terus dijaga tersebut, diharapkan para prajurit baru mampu memahami nilai-nilai kebersamaan, semangat juang, dan jiwa pengabdian sebagai prajurit Macan Kumbang.
Soliditas Dijaga, Jiwa Korsa Prajurit Kostrad Semakin Kuat.
Romo Kefas
