Spread the loveIbu Kota Nusantara, 29 April 2026 — Perjalanan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) bukanlah perjalanan biasa bagi para peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Badan Pekerja Sinode Gereja Bethany Nusantara (GBN). Mereka datang dari berbagai daerah, bahkan luar negeri, membawa cerita pelayanan yang berbeda—namun dipertemukan dalam satu tujuan: menyatukan arah dan memperkuat panggilan. Sejak hari pertama, suasana kebersamaan terasa kuat. Para gembala, pengurus sinode, hingga perwakilan daerah saling bertukar pengalaman tentang dinamika pelayanan di wilayah masing-masing—mulai dari tantangan jemaat perkotaan hingga pelayanan di daerah yang masih berkembang. Ruang Cerita yang Menjadi Keputusan Di balik agenda formal Rakernas, terdapat banyak percakapan yang tidak tertulis dalam dokumen. Diskusi kecil di sela waktu, percakapan antarwilayah, hingga sharing pengalaman menjadi bahan penting dalam merumuskan keputusan bersama. Dari situlah lahir berbagai kesepakatan, seperti penyusunan program kerja jangka panjang, penataan tata kelola organisasi, hingga pedoman pelayanan yang lebih seragam. Ibadah di Tengah Kawasan yang Bertumbuh Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika ratusan peserta dan jemaat berkumpul dalam kegiatan “IKN Menyembah”. Di tengah kawasan yang masih terus dibangun, suara pujian dan doa menggema, menghadirkan suasana yang berbeda—hening, namun penuh makna. Bagi sebagian peserta, ini menjadi pengalaman pertama melayani di IKN. Sebuah tempat yang bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi juga ruang baru bagi pertumbuhan kehidupan rohani. Bertemu, Melihat, dan Mengerti Rakernas juga memberi kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung perkembangan IKN. Kunjungan ke sejumlah titik pembangunan, termasuk kawasan Istana Garuda, membuka wawasan tentang bagaimana masa depan Indonesia sedang dibentuk. Kegiatan penanaman pohon yang dilakukan bersama menjadi momen sederhana namun penuh arti—sebuah simbol bahwa setiap pelayanan yang dikerjakan hari ini akan memberi dampak di masa depan. Jaringan yang Semakin Terhubung Melalui konferensi virtual, Rakernas ini juga menghubungkan para gembala dari berbagai wilayah dan luar negeri. Antusiasme yang terlihat menunjukkan bahwa semangat kebersamaan tidak dibatasi oleh jarak. Bagi banyak peserta, ini bukan hanya tentang mengikuti rapat, tetapi tentang merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Pulang Membawa Lebih dari Sekadar Hasil Sidang Saat Rakernas berakhir, para peserta tidak hanya membawa dokumen keputusan. Mereka pulang dengan perspektif baru, relasi yang lebih kuat, dan semangat yang diperbarui. Dari IKN, mereka kembali ke daerah masing-masing—membawa cerita, membawa visi, dan membawa keyakinan bahwa pelayanan yang dilakukan bersama akan menghasilkan dampak yang lebih luas. Sumber: Yusuf Mujiono / GBN Jurnalis: Romo Kefas Editor: Tim Redaksi Post Views: 34 Navigasi pos Indeks Toleransi Meningkat, Bekasi Perkuat Fondasi Kehidupan Multikultural